Auschwitz, Rekaman Sejarah Kejahatan NAZI Jerman
Thu,05 December 2013 | 11:52
Auschwitz
menjadi tempat bersejarah yang paling kelam di Selatan Polandia, yang
berjarak 1,5 jam dari kota Krakow. Di Kamp Konsentrasi peninggalan Nazi
Jerman ini, jutaan warga Yahudi, bekas tahanan politik Polandia dan
Rusia dibantai dengan sangat sadis. Mereka ditembak mati, di gantung,
disekap di kamar gas dan juga di bakar (Kremasi). Jumlah persis korban
pembantaian (Holocoust) di sana pun masih simpang siur. Beberapa
penelitian menyebutkan jumlah korban tewas di Auschwitz mencapai 3 – 4
juta jiwa. Di penjara ini, ada slogan “Arbeit Macht Frei” yang
dituliskan di pagar pintu masuk. Slogan yang artinya “Bekerja maka akan
merdeka” digunakan untuk mengelabui para tahanan Yahudi. Para tahanan
diperbudak untuk membuat senjata dan kebutuhan perang lainnya. Pada
kenyataannya, mereka semua tahanan dibunuh dengan gas untuk kemudian
dikremasi.
Sekarang bangunan peninggalan Nazi Jerman
dipertahankan menjadi museum untuk mengingatkan ihwal kejahatan rasialis
yang memukul kelompok Yahudi.
Ihwal Pendirian Kamp Konsentrasi Auschwitz
Pembangunan
kamp konsentrasi (penjara) oleh NAZI Jerman merupakan bagian dari
pelaksanaan kebijakan Adolf Hitler, kanselir Jerman (1933-1945) yang
dikenal sebagai “Solusi Akhir.” Hitler bertindak berlebihan tidak hanya
untuk mengisolasi oran-orang Yahudi di Jerman dan negara-negara eropa
yang dikuasainya. Hitler yakin masalah “Yahudi” akan diselesaikan dengan
upaya menghapus setiap orang Yahudi di wilayahnya bersama dengan
seniman, pendidik, Gipsi, komunis, homoseksual dan orang dengan gangguan
jiwa. Mereka semua dianggap sebagai manusia yang tak layak untuk
bertahan hidup di Jerman.
Untuk menyelesaikan misi ini, Hitler
memerintahkan pembangunan kamp-kamp konsentrasi (kamp kematian). Pada
kamp-kamp inilah tujuan tunggal membunuh orang-orang Yahudi dan lainnya
yang “tak diinginkan” dilaksanakan dengan apa yang disebut Holocaust.
Auschwitz Kamp Kematian Terbesar
Dari
semua kamp konsentrasi yang dibangun di beberapa negara eropa, hanya
Kamp Konsentrasi Auschwitz yang terbesar dan bisa dibilang paling
terkenal. Kamp konsentrasi ini dibuka pada musim semi 1940, dengan
Komandan pertama adalah Rudolf Hoss, yang berpengalaman menjalankan kamp
konsentrasi Sachsenhausen di Oranienburg, Jerman.
Auschwitz
terletak di bekas pangkalan militer di luar Oswiecim, sebuah kota di
Polandia Selatan yang terletak dekat dengan Krakow, salah satu kota
terbesar di negara itu. Selama masa pembangunan rumah-rumah penduduk
sekitar digusur dengan buldozer.
Auschwitz awalnya dipahami
sebagai sebuah kamp konsentrasi, yang akan digunakan sebagai pusat
penahanan bagi banyak warga Polandia ditangkap setelah Jerman mencaplok
negara pada tahun 1939. Tahanan ini termasuk aktivis anti-Nazi,
politisi, anggota perlawanan dan tokoh-tokoh dari komunitas budaya dan
ilmiah. Setelah Final Solution Hitler menjadi kebijakan Nazi resmi,
namun, Auschwitz dianggap sebuah kamp kematian yang dianggap penguasa
saat itu ideal. Untuk satu hal, itu terletak dekat pusat semua negara
yang diduduki Jerman di benua Eropa. Untuk yang lain, itu dekat dengan
jalur kereta api yang digunakan untuk mengangkut tahanan ke jaringan
kamp-kamp Nazi.
Namun, tidak semua orang tiba di Auschwitz
segera dibasmi. Mereka dianggap cocok bekerja dipekerjakan sebagai budak
untuk memproduksi amunisi, karet sintetis dan produk-produk lain yang
dianggap penting bagi upaya Jerman dalam Perang Dunia II.
Fakta Auschwitz:
-
Total perkiraan jumlah korban pembunuhan massal di Kamp Konsentrasi
Nazi di Auschwitz mencapai lebih dari 1.1 juta jiwa. Jumlah angka
pembunuhan itu hanya dalam waktu 4,5 tahun beroperasinya tahanan super
besar tersebut. Kebanyakan para korban tewas adalah warga Yahudi
(mencakup laki-laki, perempuan dan anak-anak)
- Kelompok tahanan
lain yang juga dibunuh diantaranya tahanan politik Polandia, Soviet,
Gipsi, kelompok homoseksual, juga tahanan dengan tuduhan penodaan agama
(termasuk Saksi Jehovah)
- Jumlah korban tewas di Auschwitz melampaui jumlah korban jiwa asal Inggris dan Amerika Serikat saat perang dunia kedua.
-
Perbudakan di penjara Auschtwitz telah menghasilkan pedapatan sebesar
60 juta Reichmark atau setara dengan 125 juta Poundsterling.
-
Para tentara NAZI juga memilah perempuan non Yahudi untuk menjalani
pekerjaan prostitusi yang menurut para tentara adalah pekerjaan yang
paling ringan.
- Pasukan NAZI juga mengelabui para tahanan baru
agar mereka percaya pengiriman mereka ke Auschwitz hanya sekedar
transit. Pada stasiun dan pintu masuk ke kamar-kamar gas juga ditanami
pohon-pohon untuk mengelabui para tahanan Yahudi.
- Manipulasi
kereta yang berjalan juga dilakukan untuk meyakinkan para tahanan kalau
Auschwitz sekedar stasiun belaka. Semua manipulasi dilengkapi
rambu-rambu perkeretaapian, jadwal keberangkatan dan bahkan gambar jam
dilukis pada dinding-dinding stasiun kereta rekaan.
- Lambang
Bintang David, juga ditempatkan diatas pintu masuk kamar gas dengan
dilengkapi tirai ungu yang menghalangi pintu masuk kamar gas dengan
sebuah tulisan; “Ini adalah jalan menuju Allah. Laki-laki yang saleh
akan melewatinya”.
- Di Auschwitz juga ada sebuah unit yang
menampung barang-barang berharga yang dirampas dari tahanan. Unit yang
disebut dengan istilah Kanada, karena Kanada dianggap sebagai tanah
kekayaan yang terhitung.
- Para penjaga di Auschwitz memiliki tim
atletik sendiri. Kamp itu seperti sebuah kota kecil, yang dilengkapi
dengan kantin, bioskop, teater dan juga toko kelontong.
- Ada
sebanyak 170 staf SS perempuan di Auschwitz, diantaranya yang paling
terkenal adalah Irma Grese, anak seorang penjual susu.
- Di
Auschwitz seorang dokter SS bernama Josef Mengele juga melakukan
penelitian yang kejam terhadap anak kembar Yahudi. Jika salah satu
kembar meninggal maka dia langsung membunuh yang lain dan melakukan
otopsi atas jasad kembar tersebut.
- Denmark menjadi negara
jajahan Nazi Jerman yang berhasil menyelamatkan 95 persen penduduk
Yahudi. Ribuan warga Yahudi berhasil dipindahkan ke kawasan netral di
Swedia berkat memo seorang diplomat Jerman.
- Hingga kini hanya
750 orang pegawai di Auschwitz yang menjalani hukuman dari 7000 pegawai
yang pernah direkrut NAZI. Bahkan beberapa diantaranya bisa membangun
karir dengan baik, termasuk seorang yang menjadi kepala HRD sebuah
perusahaan besar Jerman.
- Ada sekitar 500 orang yang selamat dari kamp kematian Nazi atau Ghetto yang tinggal di Inggris saat ini.
http://www.iyaa.com/gayahidup/wisata/Umum/3047786_3318.html
Penulis : Drs.Simon Arnold Julian Jacob
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
ORANMG PINTAR UNTUK TAMBAH PENGETAHUAN PASTI BACA BLOG 'ROTE PINTAR'. TERNYATA 15 NEGARA ASING JUGA SENANG MEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' TERIMA KASIG KEPADA SEMUA PEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' DIMANA SAJA, KAPAN SAJA DAN OLEG SIAPA SAJA. NAMUN SAYA MOHON MAAF KARENA DALAM BEBERAPA HALAMAN DARI TIAP JUDUL TERDAPAT SAMBUNGAN KATA YANG KURANG SEMPURNA PADA SISI PALING KANAN DARI SETIAP HALAM TIDAK BERSAMBUNG BAIK SUKU KATANYA, OLEH KARENA ADA TERDAPAT EROR DI KOMPUTER SAAT MEMASUKKAN DATANYA KE BLOG SEHINGGA SEDIKIT TERGANGGU, DAN SAYA SENDIRI BELUM BISA MENGATASI EROR TERSEBUT, SEHINGGA PARA PEMBACA HARAP MAKLUM, NAMUN DIHARAPKAN BISA DAPAT MEMAHAMI PENGERTIANNYA SECARA UTUH. SEKALI LAGI MOHON MAAF DAN TERIMA KASIH BUAT SEMUA PEMBACA BLOG ROTE PINTAR, KIRANYA DATA-DATA BARU TERUS MENAMBAH ISI BLOG ROTE PINTAR SELANJUTNYA. DARI SAYA : Drs.Simon Arnold Julian Jacob-- Alamat : Jln.Jambon I/414J- Rt.10 - Rw.03 - KRICAK - JATIMULYO - JOGJAKARTA--INDONESIA-- HP.082135680644 - Email : saj_jacob1940@yahoo.co.id.com BLOG ROTE PINTAR : sajjacob.blogspot.com TERIMA KASIH BUAT SEMUA.