alamat email

YAHOO MAIL : saj_jacob1940@yahoo.co.id GOOGLE MAIL : saj.jacob1940@gmail.com

Selasa, 05 Mei 2015

INILAH FAKTOR-FAKTOR KETERLAMBATANB PENERBANGAN PESAWAT

Inilah Faktor-Faktor Keterlambatan Penerbangan Pesawat

 

Industri penerbangan sudah banyak menjamur di Indonesia, ini dikarenakan pasar yang sangat menggiurkan bagi para investor, selain karena Indonesia adalah Negara kepulauan maka Indonesia memiki tujuan wisata yang beraneka ragam. Inilah yang memunculkan maskapai-maskapai baru yang menyediakan layanan penerbangan full service ataupun layanan low cost carrier (LCC).

Garuda Indonesia, gambar: http://discover-indo.tierranet.com
Setidaknya ada tujuh maskapai besar yang mengangkut banyak penumpang ke berbagai tujuan di Indonesia yaitu Garuda Indonesa, Citilink, Lion Air, Batavia Air (Sudah ditutup per 2013), Sriwijaya Air, Air Asia, Merpati Airlines.
Banyaknya maskapai di Indonesia tentu akan semakin mudah memilih maskapai mana yang terbaik, namun selama ini para penumpang berpikir bahwa maskapai yang baik selain dari harga dan pelayanan adalah tingkat ketepatan waktu keberangkatan atau dikenal dengan on time performance (OTP) dari maskapai-maskapai tersebut, OTP itulah yang menjadi modal awal ketertarikan penumpang terhadap maskapai.
Menurut Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan periode Januari-Juni 2012, maskapai dengan persentase OTP sebesar 85.46% yang juga menjadi maskapai dengan tingkat ketepatan waktu yang tinggi diperoleh maskapai “plat merah” Garuda Indonesia, kedua disusul oleh anak perusahaan dari Lion Air yaitu Wings Air dengan 83.77% yang ketiga dengan persentase 78.87% adalah Sriwijaya Air kemudian Lion Air 75.14% Batavia Air dan Merpati Airlines selanjutnya dengan persentase 70.60% dan 66.31%.
Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi keterlambatan penerbangan pesawat:

1. Jarak Waktu Kedatangan dan Keberangkatan Pesawat
Ketika kita melihat OTP maskapai di atas, maskapai Garuda Indonesia merupakan satu-satunya maskapai yang melayani full service di Indonesia dan menduduki peringkat satu, ini dikarenakan jarak waktu antara kedatangan pesawat dengan keberangkatan pesawat agak lebar dibandingkan dengan Air Asia dan Citilink yang tidak masuk dalam list OTP dan termasuk pada maskapai-maskapai dengan titel LCC yang berarti juga jarak waktu antara kedatangan dengan keberangkatan sangat sempit, dikarenakan perbedaan antara full service dengan LCC mengharuskan satu pesawat melayani beberapa rute dalam sehari.
Tentunya dengan penerbangan full service memiliki lebih sedikit rute yang ditempuh dibandingkan LCC yang memiliki rute sangat banyak oleh satu pesawat dalam sehari, LCC memiliki rute yang banyak untuk satu pesawat dengan tujuan untuk menutupi biaya operasional perusahaan.

2. Kerusakan Pesawat
Faktor lain yang juga dapat membuat suatu penerbangan delay adalah kerusakan pesawat, beberapa maskapai di Indonesia memiliki pesawat yang tua. Hanya beberapa maskapai yang memiliki pesawat terbaru yaitu Citilink, Air Asia, Garuda Indonesia dan Lion. Perawatan pesawat sedianya dilakukan secara berkala dengan beberapa jenis perawatan dari A-check hingga D-check perawatana untuk A-check setidaknya membutuhkan 10 jam untuk perawatannya sedangkan D-check membutuhkan satu bulan untuk perawatan, ketika suatu maskapai memberikan perawatan terhadap armadanya, maskapai tersebut kurang antisipasi sehingga terjadilah delay.

3. Buruknya Cuaca
Selain disebabkan kerusakan pesawat keterlambatan juga disebabkan buruknya cuaca di sekitar bandara keberangkatan dan bandara tujuan, sehingga proses take-off dan landing sedikit terlambat. Sebenarnya alasan cuaca buruk dapat diterima oleh para penumpang karena seluruh maskapai memprioritaskan keselamatan
Namun ketika cuaca sudah baik untuk melakukan proses take-off dan landing maka tujuan bandara selanjutnya yang akan terkena dampak dari delay yang terjadi di bandara sebelumnya sehingga akan merembet kepada bandara-bandara keberangkatan selanjutnya yang membuat semakin lama waktu keterlambatan.

4. Banyaknya Pergerakan dan Overload
Faktor berikutnya adalah banyaknya pergerakan di bandara, saat ini bandara terbesar di Indonesia mengangkut 52 juta penumpang, padahal bandara Soetta hanya mampu menampung 22 juta penumpang.
Inilah yang menyebabkan suatu bandara dikatakan “overload”, oleh karena itu para maskapai penerbangan menunggu antrian untuk melakukan landing-takeoff, bahkan waktu menunggu untuk takeoff bisa mencapai 30 menit, bisa kita bayangkan keterlambatan kedatangan di bandara tujuan sekaligus menambah waktu keterlambatan untuk penerbangan selanjutnya.
5. Menunggu Penumpang dan Kru
Faktor lainnya ialah menunggu penumpang atau kru, biasanya penerbangan maskapai Garuda Indonesia selalu mengumumkan melalui pengeras suara bagi penumpang maskapainya ini dikarenakan pangsa pasar Garuda Indonesia adalah pebisnis dan investor.
Itulah beberapa faktor yang menjadi alasan keterlambatan sebuah penerbangan, sebuah maskapai akan dinilai berdasarkan ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan oleh penumpangnya. Semoga kedepanya penerbangan di Indonesia semakin maju dan memiliki tingkat OTP di atas 80%. Aamiin.
By: Ryanda Oki Azhari
http://4muda.com/inilah-faktor-faktor-keterlambatan-penerbangan-pesawat/

Penulis : Drs.Simon Arnold Julian Jacob

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ORANMG PINTAR UNTUK TAMBAH PENGETAHUAN PASTI BACA BLOG 'ROTE PINTAR'. TERNYATA 15 NEGARA ASING JUGA SENANG MEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' TERIMA KASIG KEPADA SEMUA PEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' DIMANA SAJA, KAPAN SAJA DAN OLEG SIAPA SAJA. NAMUN SAYA MOHON MAAF KARENA DALAM BEBERAPA HALAMAN DARI TIAP JUDUL TERDAPAT SAMBUNGAN KATA YANG KURANG SEMPURNA PADA SISI PALING KANAN DARI SETIAP HALAM TIDAK BERSAMBUNG BAIK SUKU KATANYA, OLEH KARENA ADA TERDAPAT EROR DI KOMPUTER SAAT MEMASUKKAN DATANYA KE BLOG SEHINGGA SEDIKIT TERGANGGU, DAN SAYA SENDIRI BELUM BISA MENGATASI EROR TERSEBUT, SEHINGGA PARA PEMBACA HARAP MAKLUM, NAMUN DIHARAPKAN BISA DAPAT MEMAHAMI PENGERTIANNYA SECARA UTUH. SEKALI LAGI MOHON MAAF DAN TERIMA KASIH BUAT SEMUA PEMBACA BLOG ROTE PINTAR, KIRANYA DATA-DATA BARU TERUS MENAMBAH ISI BLOG ROTE PINTAR SELANJUTNYA. DARI SAYA : Drs.Simon Arnold Julian Jacob-- Alamat : Jln.Jambon I/414J- Rt.10 - Rw.03 - KRICAK - JATIMULYO - JOGJAKARTA--INDONESIA-- HP.082135680644 - Email : saj_jacob1940@yahoo.co.id.com BLOG ROTE PINTAR : sajjacob.blogspot.com TERIMA KASIH BUAT SEMUA.