Mengenang Bencana Radiasi Nuklir Chernobyl [1]
Setelah malapetaka
Walaupun
cukup banyak peneliti yang terlibat, namun tidak tercapai kesepakatan
mengenai penyebab mala petaka itu. Secara garis besar, temuan para ahli
bisa digolongkan dua kategori: kelompok yang mengatakan penyebabnya
adalah kesalahan manusia, misalnya karena kecerobohan atau kurang
pengalaman. Kelompok ahli lain mengatakan kesalahan terletak pada desain
mesin reaktor pembangkit listrik Chernobyl.
Sebuah
penelitian lain menyebutkan bahwa sebenarnya cacat desain ini sudah
diketahui, namun tidak diinformasikan kepada para staf yang bertugas di
sana. Yang jelas --dan mendapat kesepakatan dua kubu tersebut-- bencana
Chernobyl diperkirakan berkekuatan 300 kali lebih besar dari bom atom
yang dijatuhkan Amerika pada akhir Perang Dunia II di Hiroshima, Jepang.
Sikap kurang peduli pemerintah Rusia saat
menangani kasus Chernobyl menambah rasa tidak puas bangsa Ukraina
terhadap Rusia, dan mempercepat proses kemerdekaan mereka. Pada tahun
1992 Ukraina memilih presiden pertama mereka, Leonid Kravchuc. Untunglah
dana bantuan internasional terus mengalir ke Ukraina. Selain digunakan
untuk menolong para korban dan biaya pengobatan mereka, sumbangan itu
juga dipakai untuk mengamankan atau mengurangi akibat radiasi di wilayah
yang tercemar. Selebihnya usaha banyak ditujukan pada upaya pengamanan
gedung pembangkit listrik nomor 4 yang telah meledak.
Di
dalam reruntuhan gedung tersebut masih terdapat uranium yang mungkin
saja suatu saat akan bocor dan memuntahkan radio aktif. Untuk sementara,
ribuan kubik pasir yang dimuntahkan dari helikopter saat kebakaran
berlangsung, mengubur sisa–sisa uranium. ‘Kuburan’ ini kemudian
dipadatkan dengan semen beton. Bagi Ukraina, Chernobyl merupakan bom
waktu yang bisa meledak setiap saat.
Upaya
penting yang dilakukan negara baru itu adalah mengganti pembangkit
listrik yang dianggap cacat desain, namun masih dipakai, karena tidak
ada pilihan lain. Apalagi pada bulan Juli tahun 2000, kompleks
pembangkit listrik ini terpaksa ditutup karena dilanda banjir. Setelah
melalui lobi berkepanjangan di London, Ukraina berhasil mendapat
sumbangan dana internasional untuk membangun dua pembangkit tenaga
listrik baru. Pada tanggal 16 Desember tahun yang sama, secara resmi
semua pembangkit tenaga listrik Chernobyl ditutup.
http://www.pesona.co.id/kuliner.wisata/wisata/mengenang.bencana.radiasi.nuklir.chernobyl.1/006/002/15
Penulis : Drs.Simon Arnold Julian Jacob
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
ORANMG PINTAR UNTUK TAMBAH PENGETAHUAN PASTI BACA BLOG 'ROTE PINTAR'. TERNYATA 15 NEGARA ASING JUGA SENANG MEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' TERIMA KASIG KEPADA SEMUA PEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' DIMANA SAJA, KAPAN SAJA DAN OLEG SIAPA SAJA. NAMUN SAYA MOHON MAAF KARENA DALAM BEBERAPA HALAMAN DARI TIAP JUDUL TERDAPAT SAMBUNGAN KATA YANG KURANG SEMPURNA PADA SISI PALING KANAN DARI SETIAP HALAM TIDAK BERSAMBUNG BAIK SUKU KATANYA, OLEH KARENA ADA TERDAPAT EROR DI KOMPUTER SAAT MEMASUKKAN DATANYA KE BLOG SEHINGGA SEDIKIT TERGANGGU, DAN SAYA SENDIRI BELUM BISA MENGATASI EROR TERSEBUT, SEHINGGA PARA PEMBACA HARAP MAKLUM, NAMUN DIHARAPKAN BISA DAPAT MEMAHAMI PENGERTIANNYA SECARA UTUH. SEKALI LAGI MOHON MAAF DAN TERIMA KASIH BUAT SEMUA PEMBACA BLOG ROTE PINTAR, KIRANYA DATA-DATA BARU TERUS MENAMBAH ISI BLOG ROTE PINTAR SELANJUTNYA. DARI SAYA : Drs.Simon Arnold Julian Jacob-- Alamat : Jln.Jambon I/414J- Rt.10 - Rw.03 - KRICAK - JATIMULYO - JOGJAKARTA--INDONESIA-- HP.082135680644 - Email : saj_jacob1940@yahoo.co.id.com BLOG ROTE PINTAR : sajjacob.blogspot.com TERIMA KASIH BUAT SEMUA.