HOLOCAUST, BUKTI KEKEJAMAN NAZI
Diposkan oleh
BIG HISTORY OF THE WORLD
Label:
WORLD WAR
Kata
Holocaust, diambil dari kata Yunani - holokauston, yang berarti
'persembahan pengorbanan yang terbakar sepenuhnya. Holocaust adalah
genosida (pembantaian besar-besaran secara sistematis terhadap satu suku
bangsa atau kelompok dengan maksud memusnahkan/membuat punah bangsa
tersebut) yang dilakukan Jerman Nazi terhadap berbagai kelompok, baik
itu kelompok etnis, agama, bangsa dan sekuler pada Perang Dunia II.
Holocaust dimulai pada tahun 1933 (pada masa berkuasanya Nazi) dan berakhir pada tahun 1945, saat runtuhnya Nazi.
Korban
utama dari Holocaust adalah bangsa Yahudi di Eropa, yang disebut kaum
Nazi sebagai 'Penyelesaian Terakhir Terhadap Masalah Yahudi'. Korban
dari Holocaust ini, dikatakan mencapai enam juta jiwa.
Pelaksanaan genosida Holocaust
ini, diciptakan oleh Adolf Hitler dengan cara, antara lain dengan
tembakan, penyiksaan, gas beracun di kampung Yahudi dan Kamp2
konsentrasi.
Awal kejadian Holocaust
Holocaust
didasari kebencian Jerman terhadap Yahudi. Dan saat Jerman dengan Nazi -
nya berkuasa, berbagai kebijakan muncul untuk menekan Yahudi. Misalnya,
dengan memboikot segala sesuatu tentang Yahudi, dalam hal bisnis
misalnya.
Pada tanggal 15
September 1935, keluarlah The Nuremberg Laws alias Hukum Nuremberg,
memberikan keputusan tentang pencabutan hak Yahudi di Jerman. The
Nuremberg Laws juga melarang perkimpoian dan hubungan sex antara Jerman
dengan Yahudi.
Korban Holocaust
Selain
dari kaum Yahudi sendiri, ada kelompok-kelompok lainnya yang tidak
disukai dan turut menjadi korban Holocaust ini, antara lain adalah
bangsa Polandia, Rusia, suku Slavia lainnya, penganut agama Katolik
Roma, orang-orang cacat, orang cacat mental, homoseksual, Saksi-Saksi
Yehuwa (Jehovah's Witnesses), orang komunis, suku Gipsi (Orang Rom dan
Sinti) dan lawan-lawan politik.
Mereka
juga ditangkap dan dibunuh. Jika turut menghitung kelompok-kelompok ini
dan kaum Yahudi juga, maka jumlah korban Holocaust bisa mencapai 9-11
juta jiwa.
Penyiksaan Holocaust
Setelah
awal Perang Dunia II, Nazi mulai memerintahkan semua orang Yahudi untuk
hidup dalam tertentu, sangat spesifik, daerah kota-kota besar, yang
disebut ghetto. Orang Yahudi dipaksa keluar dari rumah mereka dan pindah
ke apartemen yang lebih kecil, sering berbagi dengan keluarga lain.
Beberapa
dari ghetto utama terletak di kota-kota Bialystok, Kovno, Lodz, Minsk,
Riga, Vilna, dan Warsawa. Ghetto terbesar berada di Warsawa, dengan
populasi tertinggi mencapai 445.000 pada Maret 1941.
Dalam
sebagian besar ghetto, Nazi memerintahkan orang Yahudi untuk mendirikan
sebuah Judenrat (dewan Yahudi) untuk kedua mengelola tuntutan Nazi dan
untuk mengatur kehidupan internal ghetto.
Hitler's Holocaust Eps 01
Kontroversi Tentang Holocaust
Namun, ternyata banyak juga yang
meragukan tentang peristiwa Holocaust ini, alias menganggap bahwa
holocaust adalah Bohong. Pengingkaran holocaust atau holocaust denial
adalah kepercayaan bahwa Holocaust tidak pernah terjadi, bahwa tidak
pernah ada rencana terpusat untuk memusnahkan bangsa Yahudi; atau bahwa
tidak ada pembunuhan masal di kamp-kamp konsentrasi.
Beberapa penentangan tentang
Holocaust itu sendiri, misalnya, pada 1964, Paul Rassinier, korban
holocaust yang selamat, menerbitkan The Drama of European Jews yang
mempertanyakan apa yang diyakini dari Holocaust selama ini. Dalam
bukunya, ia mengklaim bahwa sebenarnya tak ada kebijakan pemusnahan
massal oleh Nazi terhadap Yahudi, jumlah korban tidak sebesar itu, dan
tidak ada kamar gas.
Kamar gas
memang ditemukan di Auschwitz. Namun, para revisionis mengklaim bahwa
kamar gas beserta Zyklon-B tidak mungkin digunakan untuk eksekusi
manusia, melainkan untuk pengasapan pakaian agar bakteri-bakteri di
pakaian mati. Dari prosedur kesehatan inilah, mitos pembunuhan dengan
kamar gas muncul.
Diposkan oleh
BIG HISTORY OF THE WORLD
Label:
WORLD WAR
http://swastikapride.blogspot.com/2010/05/holocaust-bukti-kekejaman-nazi.html
Penulis : Drs.Simon Arnold Julian Jacob



