Jerman
Lolos dari Kekejaman NAZI karena Nasib Baik
Korban dan saksi mata kekejaman NAZI Jerman yang masih hidup kini sudah
amat jarang. Salah seorang diantaranya adalah Rolf Joseph, warga Berlin
yang lahir tahun 1920.
Ia duduk di sofa sambil membuka album foto yang diletakkan di
pangkuannya. Foto-foto kenangan pahit masa mudanya di zaman NAZI. "Anda
lihat, ini bintang Yahudi, kami harus menjahitnya di baju. Di mana-mana
terdapat pengawas, jika seseorang hanya menempelkannya dengan peniti,
orang itu langsung menghilang."
Di zaman NAZI Joseph berulangkali ditangkap dan hendak diangkut ke kamp
konsentrasi. Sebuah mujizat terjadi, karena ia selalu dapat lolos dari
kekejaman NAZI.
Di saat Perang Dunia 2, sebagai anak warga Yahudi, Joseph juga mendapat
perlakuan diskriminatif di sekolahnya. Setiap hari ia disuruh maju ke
depan kelas dan dipukuli guru yang anggota NAZI. Korban dan saksi hidup
kekejaman NAZI itu dengan lancar dan kata-kata sederhana menceritakan
pengalamannya. Joseph sudah bercerita ratusan kali kepada para siswa dan
remaja diberbagai acara.
Juni 1942, orangtuanya diciduk NAZI dan diangkut menggunakan mobil
barang. Itulah terakhir kalinya Joseph menyaksikan orang tuanya masih
hidup. Beberapa bulan kemudian giliran dirinya yang ditangkap polisi
rahasia Gestapo. "Lalu perjalanan ke Auschwitz. Amat mengerikan. Kami,
enam remaja diborgol. Dimasukkan ke gerbong kereta, bersama 50 perempuan
dan anak-anak yang terus menangis. Seorang remaja dari Belanda
mengatakan, anak-anak, kalian tidak tahu, jika tiba di Auschwitz, kita
akan langsung dimasukkan ke kamar gas."
Tapi nasib baik masih menyertai Joseph. Ia menemukan sebuah tang. Dengan
alat itu ia dapat membuka borgol tangannya. Lalu tanpa berpikir
panjang, ia melompat dari kereta yang sedang melaju. Ia kemudian dirawat
di rumah sakit Yahudi, dengan alasan mengidap cacar air. Ketika petugas
NAZI akan menangkapnya kembali, Joseph meloncat dari tingkat dua rumah
sakit, dan melarikan diri walaupun menderita patah tulang. Ia kemudian
ditolong seorang perempuan pengumpul pakaian bekas, dan bersembunyi
selama tiga tahun.
Sesaat menjelang Perang Dunia 2 berakhir, ada orang yang melaporkan
dirinya ke polisi. Dalam perjalanan ke kantor polisi, Joseph mengatakan
kepada dua polisi yang menangkapnya, kalian bisa menembak saya di sini
atau membiarkan saya melarikan diri. Menyadari perang hampir usai,
petugas polisi membiarkan Joseph melarikan diri.
Joseph hingga kini tetap tinggal di Berlin, kota kelahirannya. Dengan
lugas ia juga mengungkapkan kenyataan, bahwa NAZI bukan hanya membantai
enam juta warga Yahudi. Tapi juga lebih dari setengah juta warga etnis
Roma, dan bahkan anak-anak Jerman yang cacat mental. Joseph juga selalu
menegaskan, baginya, tetap dapat bertahan hidup dari kekejaman NAZI
bukan merupakan aksi kepahlawanan namun sekedar nasib baik.
http://www.dw.de/lolos-dari-kekejaman-nazi-karena-nasib-baik/a-14799675
Penulis : Drs.Simon Arnold Julian Jacob
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
ORANMG PINTAR UNTUK TAMBAH PENGETAHUAN PASTI BACA BLOG 'ROTE PINTAR'. TERNYATA 15 NEGARA ASING JUGA SENANG MEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' TERIMA KASIG KEPADA SEMUA PEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' DIMANA SAJA, KAPAN SAJA DAN OLEG SIAPA SAJA. NAMUN SAYA MOHON MAAF KARENA DALAM BEBERAPA HALAMAN DARI TIAP JUDUL TERDAPAT SAMBUNGAN KATA YANG KURANG SEMPURNA PADA SISI PALING KANAN DARI SETIAP HALAM TIDAK BERSAMBUNG BAIK SUKU KATANYA, OLEH KARENA ADA TERDAPAT EROR DI KOMPUTER SAAT MEMASUKKAN DATANYA KE BLOG SEHINGGA SEDIKIT TERGANGGU, DAN SAYA SENDIRI BELUM BISA MENGATASI EROR TERSEBUT, SEHINGGA PARA PEMBACA HARAP MAKLUM, NAMUN DIHARAPKAN BISA DAPAT MEMAHAMI PENGERTIANNYA SECARA UTUH. SEKALI LAGI MOHON MAAF DAN TERIMA KASIH BUAT SEMUA PEMBACA BLOG ROTE PINTAR, KIRANYA DATA-DATA BARU TERUS MENAMBAH ISI BLOG ROTE PINTAR SELANJUTNYA. DARI SAYA : Drs.Simon Arnold Julian Jacob-- Alamat : Jln.Jambon I/414J- Rt.10 - Rw.03 - KRICAK - JATIMULYO - JOGJAKARTA--INDONESIA-- HP.082135680644 - Email : saj_jacob1940@yahoo.co.id.com BLOG ROTE PINTAR : sajjacob.blogspot.com TERIMA KASIH BUAT SEMUA.