Advokasi Lingkungan, Al Gore Diganjar
Doktor Kehormatan Jepang
Oleh : Drs.Simon Arnold Julian Jacob
Mantan Wakil Presiden AS, Al Gore saat menyampaikan orasi
di Universitas Waseda, Jepang.
Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat, Al
Gore menerima penghargaan Doktor Honoris Causa bidang hukum dari Universitas
Waseda, Jepang. Gelar tersebut diberikan atas jasanya yang gigih dalam
melakukan advokasi mengenai perlindungan lingkungan dan persoalan perubahan
iklim global. Upacara penganugerahan dilakukan di
auditorium utama universitas ternama Jepang itu di Tokyo, Rabu (19/11),
disaksikan sekitar 700 orang, termasuk jajaran civitas akademika, angota
keluarga kerajaan Jepang, dan sejumlah kalangan diplomat di Jepang. Rektor
Universitas Waseda Katsuhiko Shirai dalam sambutannya mengatakan, kehadiran Al
Gore dan juga pemamaparannya soal kegiatan perlindungan lingkungan hidup di
dunia akan membuka wawasan yang luas bagi para mahasiswa. "Sumbangan
pemikirannya yang progresif memberikan kontribusi besar bagi Universitas Waseda
dalam menelaah persoalan-persoalan lingkungan hidup global," katanya.
Sementara itu, Al Gore dalam pidatonya
menyebutkan bahwa situasi krisis, termasuk krisis ekonomi yang kini melanda
dunia, selalu memiliki dua sisi, yaitu kondisi yang berbahaya (dangerous), namun
di sisi lain juga menimbulkan peluang (opportunity). Begitu juga dengan
persoalan perlindungan lingkungan hidup dan pemanasan global, selain
menimbulkan ancaman berbahaya namun pada kesempatan yang sama justru
menciptakan peluang. "Kita memerlukan green global stimulus
sekaligus upaya untuk mempromosikan saling pengertian bersama," kata
penulis buku "Ecologi and Human Spirit" itu.
Pria
kelahiran Washington tahun 1948 itu sebelumnya kerap mendapat kecaman dan
kritik bahkan disikapi skeptis oleh banyak kalangan atas kebijakannya untuk
mengurangi pemanasan global. Namun ia tetap maju terus dan tidak memperdulikan
pengkritiknya. Pada akhirnya aktivitas mampu menggugah kepedulian dunia
terhadap isu lingkungan hidup. Upaya gigih dari peraih penghargaan Nobel
Perdamaian 2007 itu dapat disaksikan dalam film "An Inconvenient Truth" yang meraih penghargaan
Academy Award pada tahun 2006 sebagai film dokumenter terbaik. Film tersebut
menggambarkan dampak pemanasan global yang kian meresahkan sehingga membutuhkan
kerja sama seluruh negara-negara di dunia.(WAH Sumber : Antara). GETTY IMAGES/ JUNKO KIMURA--Kamis, 20 November 2008 |
00:12 WIB--TOKYO, RABU
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
ORANMG PINTAR UNTUK TAMBAH PENGETAHUAN PASTI BACA BLOG 'ROTE PINTAR'. TERNYATA 15 NEGARA ASING JUGA SENANG MEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' TERIMA KASIG KEPADA SEMUA PEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' DIMANA SAJA, KAPAN SAJA DAN OLEG SIAPA SAJA. NAMUN SAYA MOHON MAAF KARENA DALAM BEBERAPA HALAMAN DARI TIAP JUDUL TERDAPAT SAMBUNGAN KATA YANG KURANG SEMPURNA PADA SISI PALING KANAN DARI SETIAP HALAM TIDAK BERSAMBUNG BAIK SUKU KATANYA, OLEH KARENA ADA TERDAPAT EROR DI KOMPUTER SAAT MEMASUKKAN DATANYA KE BLOG SEHINGGA SEDIKIT TERGANGGU, DAN SAYA SENDIRI BELUM BISA MENGATASI EROR TERSEBUT, SEHINGGA PARA PEMBACA HARAP MAKLUM, NAMUN DIHARAPKAN BISA DAPAT MEMAHAMI PENGERTIANNYA SECARA UTUH. SEKALI LAGI MOHON MAAF DAN TERIMA KASIH BUAT SEMUA PEMBACA BLOG ROTE PINTAR, KIRANYA DATA-DATA BARU TERUS MENAMBAH ISI BLOG ROTE PINTAR SELANJUTNYA. DARI SAYA : Drs.Simon Arnold Julian Jacob-- Alamat : Jln.Jambon I/414J- Rt.10 - Rw.03 - KRICAK - JATIMULYO - JOGJAKARTA--INDONESIA-- HP.082135680644 - Email : saj_jacob1940@yahoo.co.id.com BLOG ROTE PINTAR : sajjacob.blogspot.com TERIMA KASIH BUAT SEMUA.