Saatnya TNI meraih Superioritas laut dan udara di kawasan
Sejarah baru terukir
Kavaleri TNI AD akhirnya memiliki Tank
Tempur kelas berat. Batch pertama pengiriman 2 unit Main Battle Tank
Leopard 2A4 dan 2 IFV Marder 1A3 dari Jerman tiba di pelabuhan Tanjung
Priok beberapa hari lalu dengan lancar. Setelah sekian puluh tahun
semenjak lahirnya TNI AD hingga sekarang, pasukan kavaleri kita terus
berkutat dengan tank – tank kelas ringan (Light Tank) seperti AMX 13 dan
Scorpio, bila harus di show off kan dengan punya tetangga yang memiliki
MBT PT91 dan Leopard, light tank kita terlihat seperti mainan saja,
sungguh memiriskan mata.
Meski baru dikirim 4 unit dari ratusan
unit yang dipesan (61 unit MBT Leopard RI, 42 MBT Leopard 2A4 serta 50
IFV Marder), tapi momen inilah babak baru bagi sejarah per Tank an
nasional, rasa dahaga ingin memiliki tank kelas berat yang sanggup
menggetarkan lawan (Deterrent Effect) bisa dimiliki juga, walaupun harus
melewati berbagai cobaan, rintangan, isu tanah ambles dan sebagainya,
salut dengan pihak pihak di kemhan dan TNI yang gigih berjuang
mendapatkan MBT leopard. Kini tinggal menanti daftar pengiriman
selanjutnya dan bagaimana pengoperasionalan Tank Leopard di bumi
pertiwi, mampukah memenhui ekspektasi Publik dan menjawab keraguan para
pihak yang sebelumnya menentang pengadaan Tank Leopard? saya yakin TNI
mampu melakukannya dengan baik.
Menggapai kembali masa keemasan era 1960an
Sebagai negara maritim dan negara
kepulauan terbesar di planet bumi, sudah semestinya kekuatan militer
kita lebih diarahkan dimatra laut dan udara, dimana wialayah perbatasan
kita lebih banyak didominasi laut dan udara, sementara matra darat lebih
diupayakan sebagai kekuatan terakhir yang dikerahkan dalam menjaga
kedaulatan negara. Dimasa Trikora silam, kekuatan TNI lebih didominasi
pada kedigdayaan alutsista matra laut dan udara, di laut ALRI dilengkapi
berbagai jenis kapal perang tangguh, puluhan kapal selam , pesawat
tempur anti kapal selam, rudal, hingga kapal penjelajah, sedang di udara
AURI disokong jet2 tempur canggih dari blok timur hingga pesawat pembom
strategis TU 6 Badger (daftar lengkapnya baca disini).
Sekarang ini, Indonesia masih menjadi kekuatan militer yang disegani,
dalam situs peringkat militer dunia, Indonesia berada dalam rank 15
(naik dari rank 18) secara global, ditingkat pasifik berada diurutan 7
,sedang di Asia tenggara jelas menjadi yang terkuat. Namun rank ini
bukan patokan yang mutlak, meski memilki peringkat yan baik, tetapi dari
segi jumlah alutsisa Indonesia masih jauh ketinggalan, kebutuhan
alutsisa di matra TNI Al masih belum memadai, misal jumlah kapal selam,
dari kebutuhan sekitar 20 unit (CMIIW) untuk mengamankan seluruh wilayah
laut, TNI AL hanya mengoperasikan 2 unit saja (sesuai ‘publikasi’
resmi).
Bersyukur mendekati akhir program Minimum
Essential Force (MEF) jilid 1 sedikit demi sedikit alutsista canggih
mulai berdatangan. Berharap di MEF jilid 2 atau 3 TNI mulai mendatangkan
sejumlah alutsista strategis seperti berikut :
Matra Laut :
100 unit kapal patroli (ex : PC-43 dan Catamaran)
20 Kapal Cepat Kawal Rudal
20 Fregate dan Destroyer (ex : Admiral Panteleyev/ Udaloy-class destroyer)
20 Kapal selam Kilo class
2 Kapal Selam Amur class
1 atau 2 LHD kelas Mistral
1 Kapal Radar
1 skuadron Heli ASW (ex : superlynx 300 ASW)
Matra Udara :
1 – 2 Unit Pesawat AEW&C (C295 atau Saab 340)
1 Skuadron SU-27, SU-30, SU-35s
6 unit SU-22 FullBack
1 Skuadron JAS Gripen NG (alternative pengganti F5 atau F16)
1 Skuadron Heli Transport CH-47 Chinook20 Pesawat Transport sedang C130J Hercules
8 Pesawat Transport kelas berat (Ex : C-17 Globemaster)
Matra Darat :
50 Baterai sistem pertahanan udara jarak menengah (ex : S300/400, HQ16)
50 Unit Air Defence sistem Pantsyr-S1
Puluhan Radar anti serangan udara (ex : Avtobaza, Nebo)
1 Skuadron Heli Tempur (ex : AH 64Apache, Mil mi28n Havoc, AH1W supercobra)
At least, itulah proyeksi sebagian
kecil perihal alutsista apa saja yang menjadi dambaan menurut ane
pribadi, apabila semua alutsista ini benar2 sudah masuk dalam daftar
belanja, niscaya TNI akan kembali mengaum seperti di era keemasanya
dulu, menjadi kekuatan besar dibelahan selatan.
https://kasamago.wordpress.com/2013/09/24/saatnya-tni-meraih-superioritas-laut-dan-udara-di-kawasan/
Penulis : Drs.Simon Arnold Julian Jacob

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
ORANMG PINTAR UNTUK TAMBAH PENGETAHUAN PASTI BACA BLOG 'ROTE PINTAR'. TERNYATA 15 NEGARA ASING JUGA SENANG MEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' TERIMA KASIG KEPADA SEMUA PEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' DIMANA SAJA, KAPAN SAJA DAN OLEG SIAPA SAJA. NAMUN SAYA MOHON MAAF KARENA DALAM BEBERAPA HALAMAN DARI TIAP JUDUL TERDAPAT SAMBUNGAN KATA YANG KURANG SEMPURNA PADA SISI PALING KANAN DARI SETIAP HALAM TIDAK BERSAMBUNG BAIK SUKU KATANYA, OLEH KARENA ADA TERDAPAT EROR DI KOMPUTER SAAT MEMASUKKAN DATANYA KE BLOG SEHINGGA SEDIKIT TERGANGGU, DAN SAYA SENDIRI BELUM BISA MENGATASI EROR TERSEBUT, SEHINGGA PARA PEMBACA HARAP MAKLUM, NAMUN DIHARAPKAN BISA DAPAT MEMAHAMI PENGERTIANNYA SECARA UTUH. SEKALI LAGI MOHON MAAF DAN TERIMA KASIH BUAT SEMUA PEMBACA BLOG ROTE PINTAR, KIRANYA DATA-DATA BARU TERUS MENAMBAH ISI BLOG ROTE PINTAR SELANJUTNYA. DARI SAYA : Drs.Simon Arnold Julian Jacob-- Alamat : Jln.Jambon I/414J- Rt.10 - Rw.03 - KRICAK - JATIMULYO - JOGJAKARTA--INDONESIA-- HP.082135680644 - Email : saj_jacob1940@yahoo.co.id.com BLOG ROTE PINTAR : sajjacob.blogspot.com TERIMA KASIH BUAT SEMUA.