T50 PAKFA siap mengangkangi F22 Raptor
Dunia Angkatan udara semakin meriah sejak kehadiran
kedua jet tempur generasi ke 5 ini, mewakili dua kubu Blok barat vs Blok
Timur. Meskipun F22 udah masuk dinas operasional dluan ditahun 2005
ketimbang PakFa, tapi melihat problem yang masih mendera F22 keliatannya
Pakfa memiliki potensi untuk menjungkalkan rivalnya. Berikut analisa
ringan bin awam ane tentang kemampuan PAKFA untuk melawan Raptor :
-
Biaya Pengembangan lebih murah ketimbang F22, sehingga biaya produksi bisa ditekan (murah) yang berdampak pada harga jual. Dibanding F22 yang mahalnya ga ketulungan.
-
Ongkos Operasional dan perawatannya dirancang lebih ekonomis dibanding Raptor.
-
Melihat dimensinya, Pakfa memiliki daya angkut senjata yang lebih baik.
-
Peluang untuk diproduksi dalam jumlah besar sangat dimungkinkan, sedang Raptor sangat terbatas.
-
Kendala yang dihadapi Raptor bisa jadi bahan masukan buat pengembangan Pakfa, sehinga ketika dioperasionalkan secara resmi tak ada lagi masalah yang muncul.
-
Skill pilot masih memiliki peran yang signifikan dalam mengemudikan PAKFA.
Berikut Komparasi kemampuan T-50 PAK FA vs F22 RAPTOR :
STEALTH
Dalam urusan desain PAK FA kemungkinan bukan
dirancang sebagai jet siluman murni, namun bentuk desainnya menunjukan
PAK FA memiliki fitur Stealth. PAK FA menggunakan bentuk desain yang
mampu membelokan Radar dan mungkin juga akan diCat dengan Cat RAM,
termasuk Plasma Stealth dalam sebuah Radomes. Kedua pesawat dijuluki Super-cruise, memiliki kemampuan untuk terbang dengan menggunakan kecepatan supersonic tanpa perlu Afterburner, sehingga menambah jangkauan dan mengurangi jejak panas pesawat dibanding fighter lain yang memiliki kecepatan sama.
THE AIR WEAPONS
Rusia meluncurkan misil RVV-SD versi terbaru dari
misil AA-12 dengan sirip lipat sebagai rudal utama jet fighter Rusia.
PAK FA memiliki ruang senjata (weapon bay) yang lebih besar
dari F22 sehingga diprediksi mampu membawa rudal KS-172 (RVV-L) yang
memiliki jangkauan 400 km. Sedang Raptor menggunakan varian misil AMRAAM
sebagai senjata utamanya. F22 mampu membawa 6 biji AMRAAM di main bay
(ruang senjata utama), sedang PAK FA mampu mengangkut 8 misil AA-12
(RVV-SD). Kedua pesawat juga dilengkapi side bay (ruang senjata
tambahan) yang mampu membawa masing2 1 rudal jarak dekat.
AIR GROUND ROLE
F22 dilahirkan sebagai lambang Supremasi Udara (air
superiority fighter/air dominance fighter) yang telah berevolusi sebagai
penyerang udara yang tangguh. Merupakan Jet Generasi k 5 pertama di
dunia, lahir akibat efek perang dingin untuk menjaga ancaman udara dari
sisi Rusia.
PAK FA juga dirancang sebagi Multi-role fighter.
Weapon bays nya lebih besar dari F22 Raptor namun masih menyimpan tanda
tanya senjata seperti apa yang akan digunakan. Diperkirakan rudal
supersonic Kh-31 (AS-17 Krypton) mampu mengisi ruang senata utama PAK
FA.
AVIONIC
PAK FA memiliki fitur menarik di sisi ini, seperti
pemakaian active electronically scanned array radar (AESA) pada
hidungnya sama seperti F22, selain itu PAK FA memiliki radar tambahan
diekornya. Oleh karna itu, PAK FA memiliki cakupan radar 360 derajat,
ditambah PAK FA memiliki L-BAND radar ditepi depan kedua sayapnya.
THE COCKPIT DISPLAY
F22 memiliki 4 buah multi-function-displays (MFDs)
kecil dan 2 Head-up-display (HUD) di cockpitnya. Sedang PAK FA
menampilkan 2 unit HUD berukuran sangat besar sehingga terlihat
minimalis.
DOGFIGHT
F22 sangat luar biasa bermanuver (Exeptional manuverable),
tapi pertempuran udaranya tak dioptimalkan dibanding PAK FA yang
memiliki pendorong Vectoring 3D dan LERX yang sudah teruji di Sukhoi
SU30. Hal ini sepertinya masih menggunakan doktrin Rusia yang
dipengaruhi oleh pengalaman Suriah pada 1981, dimana saat itu Fighter
Soviet dihancurkan AU Israel dalam pertempuran jarak dekat diatas lembah
Beka.
So, PAK FA terlihat mudah untuk dikendalikan (more manuverable) namun F22 memiliki keunggulan pada speed nya.
EXPORT MARKET
Ini yang sangat berbeda, PAK FA direncanakan untuk
diExpor baik melalui pasar khusus (Indo-Rusia FGFA) maupun pasar ekspor
umum. Setelah India, potensi negara yang akan membelinya antara lain
Brazil, Venezuela, Belarusia,Vietnam dan Arab Saudi. Suriah keliatannya
tak punya kapasitas untuk membelinya sedang Iran jelas akan mendapat
hambatan besar dari Barat. Sedangkan F22 hanya dgunakan oleh USA
sendiri, negara lain dilarang untuk memilikinya dengan alasan keamanan
dalam negeri US dan kerahasiaan teknologinya.
F22 Raptor yang masih menyimpan masalah pada sistem
suplai oksigen nya sepertinya memang kurang cocok untuk ditandingkan
dengan PAK FA, kabarnya Produksi F22 Raptor hanya akan mencapai 187 unit
dan tidak ada Expor. Sedang, PAK FA walau mungkin juga dioperasikan
dengan jumlah relatif kecil, namun akan banyak digunakan oleh beberapa
AU negara lain karena ada kebijakan ekspornya.
Kedepan, PAKFA masih memiliki tugas berat yang siap
dipikul, yakni melawan 2 Jet tempur generasi ke 5 sekaligus, selain F22
bakal ada saudara mudanya F35 F-35 Lightning II yang sekarang masih
dalam tahap pengembangan dengan seabrek problematikanya karena telah
menyedot banyak biaya. Menurut ane, dibanding F22, yang patut diwaspadai
adalah kehadiran F35 ini. Bentuk yang futuristik, biaya operasional
yang diharapkan lebih murah dari Raptor dan memiliki kebijakan untuk
diExpor menjadi salah satu faktor kuncinya, more else F35 dirancang
sebagai ‘The Last Manned Aircraft’. US diperkirakan akan menjadikan
UAV/Drone sebagai tulang punggung armada udaranya, alias para pilot
tidak akan lagi duduk dicokcpit tapi nangkring didepan ruang pengendali
sambil nyruput kopi.
Ref. www.defence.pk
https://kasamago.wordpress.com/2012/07/29/t50-pakfa-siap-mengangkangi-f22-raptor/
Penulis : Drs.Simon Arnold Julian Jacob
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
ORANMG PINTAR UNTUK TAMBAH PENGETAHUAN PASTI BACA BLOG 'ROTE PINTAR'. TERNYATA 15 NEGARA ASING JUGA SENANG MEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' TERIMA KASIG KEPADA SEMUA PEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' DIMANA SAJA, KAPAN SAJA DAN OLEG SIAPA SAJA. NAMUN SAYA MOHON MAAF KARENA DALAM BEBERAPA HALAMAN DARI TIAP JUDUL TERDAPAT SAMBUNGAN KATA YANG KURANG SEMPURNA PADA SISI PALING KANAN DARI SETIAP HALAM TIDAK BERSAMBUNG BAIK SUKU KATANYA, OLEH KARENA ADA TERDAPAT EROR DI KOMPUTER SAAT MEMASUKKAN DATANYA KE BLOG SEHINGGA SEDIKIT TERGANGGU, DAN SAYA SENDIRI BELUM BISA MENGATASI EROR TERSEBUT, SEHINGGA PARA PEMBACA HARAP MAKLUM, NAMUN DIHARAPKAN BISA DAPAT MEMAHAMI PENGERTIANNYA SECARA UTUH. SEKALI LAGI MOHON MAAF DAN TERIMA KASIH BUAT SEMUA PEMBACA BLOG ROTE PINTAR, KIRANYA DATA-DATA BARU TERUS MENAMBAH ISI BLOG ROTE PINTAR SELANJUTNYA. DARI SAYA : Drs.Simon Arnold Julian Jacob-- Alamat : Jln.Jambon I/414J- Rt.10 - Rw.03 - KRICAK - JATIMULYO - JOGJAKARTA--INDONESIA-- HP.082135680644 - Email : saj_jacob1940@yahoo.co.id.com BLOG ROTE PINTAR : sajjacob.blogspot.com TERIMA KASIH BUAT SEMUA.