SBY dan Abbott Janji Pererat Hubungan
Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan PM Australia, Tony
Abbott di Batam. Perjumpaan itu adalah yang pertama sejak hubungan kedua
negara merenggang menyusul isu penyadapan dan penyeludupan manusia.
Dalam pertemuan pertama setelah skandal spionase dan percekcokan seputar
manusia perahu, Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri
Australia, Tony Abbott, mengakui hubungan kedua negara tidak selamanya
berjalan mulus.
Yudhoyono menerima kunjungan singkat Abbott di pulau Batam sebelum ia
bertolak ke Eropa. Keduanya sepakat, hubungan bilateral yang baik antara
dua negara bertetangga adalah penting. Namun isu-isu historis, politis
dan kultural yang bersifat sensitif bisa membebani hubungan tersebut,
kata Abott.
"Betul, ada beberapa isu di antara kedua negara kita dalam bulan-bulan
terakhir. Tapi saya yakin, kita masalah-masalah itu sedang menuju
resolusinya," kata Abbott. "Sebuah resolusi yang memuaskan dan sukses."
Isu Penyeludupan Manusia
November silam Indonesia menurunkan derajat hubungan dengan Canberra
usai laporan yang menguak aktivitas spionase militer Australia terhadap
pembicaraan telepon Yudhoyono, ibu negara Ani dan delapan menteri.
Kebijakan pemerintahan Abbott terkait pegungsi juga menambah keretakan.
Sejak berkuasa, Abbott berupaya mengimplementasikan kebijakan keras
dengan memaksa perahu yang mengangkut pengungsi untuk memutar arah dan
kembali. Selain itu ia juga berniat membeli kapal-kapal nelayan di
Indonesia, karena khawatir digunakan oleh penyeludup untuk mengangkut
pengungsi.
"Isu penyeludupan manusia juga sedang menuju resolusi karena kapal yang
datang ke Australia kini sudah jauh banyak berkurang. Jadi saya yakin
isu ini tidak akan mengganggu hubungan kami lagi," kata Abbott.
Yudhoyono juga menekankan kedua pihak "tetap ingin menjadi tetangga yang
baik."
Kode Etik Aktivitas Intelijen
Sementara tudingan penyadapan telepon yang sempat memicu protes juga
ikut dibahas dalam pertemuan tersebut. Sejak skandal bergulir, Indonesia
mendesak Australia menyepakati "Kode Etik" dalam aktivitas spionase
antara kedua negara.
Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa mengklaim kode etik tersebut masih
dibahas. Namun sifatnya tidak akan berubah, "yakni dengan prinsip yang
sangat sederhana. Tidak ada lagi penyadapan telepon milik pemerintah
kedua negara," ujarnya.
Tudingan penyadapan muncul dari dokumen diplomatik yang bocor melalui bekas agen National Security Agency, Edward Snowden.
rzn/hp (ap,afp)
- Tanggal 05.06.2014
- http://www.dw.de/sby-dan-abbott-janji-pererat-hubungan/a-17684320
Penulis : Drs.Simon Arnold julian Jacob
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
ORANMG PINTAR UNTUK TAMBAH PENGETAHUAN PASTI BACA BLOG 'ROTE PINTAR'. TERNYATA 15 NEGARA ASING JUGA SENANG MEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' TERIMA KASIG KEPADA SEMUA PEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' DIMANA SAJA, KAPAN SAJA DAN OLEG SIAPA SAJA. NAMUN SAYA MOHON MAAF KARENA DALAM BEBERAPA HALAMAN DARI TIAP JUDUL TERDAPAT SAMBUNGAN KATA YANG KURANG SEMPURNA PADA SISI PALING KANAN DARI SETIAP HALAM TIDAK BERSAMBUNG BAIK SUKU KATANYA, OLEH KARENA ADA TERDAPAT EROR DI KOMPUTER SAAT MEMASUKKAN DATANYA KE BLOG SEHINGGA SEDIKIT TERGANGGU, DAN SAYA SENDIRI BELUM BISA MENGATASI EROR TERSEBUT, SEHINGGA PARA PEMBACA HARAP MAKLUM, NAMUN DIHARAPKAN BISA DAPAT MEMAHAMI PENGERTIANNYA SECARA UTUH. SEKALI LAGI MOHON MAAF DAN TERIMA KASIH BUAT SEMUA PEMBACA BLOG ROTE PINTAR, KIRANYA DATA-DATA BARU TERUS MENAMBAH ISI BLOG ROTE PINTAR SELANJUTNYA. DARI SAYA : Drs.Simon Arnold Julian Jacob-- Alamat : Jln.Jambon I/414J- Rt.10 - Rw.03 - KRICAK - JATIMULYO - JOGJAKARTA--INDONESIA-- HP.082135680644 - Email : saj_jacob1940@yahoo.co.id.com BLOG ROTE PINTAR : sajjacob.blogspot.com TERIMA KASIH BUAT SEMUA.