Dana Adaptasi Perubahan Iklim
Diimplementasikan 2009
Oleh : Drs.Simon
Arnold Julian Jacob
Dana Adaptasi yang telah disepakati dalam Conference of
the Parties (COP) ke-13 Konferensi PBB untuk perubahan iklim (UNFCCC) di Bali
2007, sudah akan dioperasional pada 2009. Dana Adaptasi yang telah disepakati dalam Conference of
the Parties (COP) ke-13 Konferensi PBB untuk perubahan iklim (UNFCCC) di Bali
2007, sudah akan dioperasional pada 2009.
"Ini merupakan hal yang sangat positif bagi
Indonesia, kita tinggal ajukan
proyeknya," kata Deputi Direktur untuk Masalah Lingkungan Deplu Cecep
Herawan seusai Rakor mengenai Perubahan Iklim di Kantor Menkokesra Jakarta.
Delegasi RI untuk Perubahan Iklim baru saja menghadiri Conference of the
Parties (COP) ke-14 UNFCCC pada 1-12 Desember 2008 di Poznan, Polandia.Cecep
mengatakan, berdasarkan Konvensi Keanekaragaman Hayati 1992 di Rio De Jenairo
diusulkan bahwa negara-negara maju yang telah banyak menyumbang emisi
diwajibkan mendanai negara-negara berkembang sebesar 0,7 persen dari GDP-nya.
"Kita
(negara-negara berkembang -red) meminta agar mereka memenuhi kewajiban itu
sebagai implementasi Kyoto Protokol. Kita
juga menyepakati perlunya pendanaan bagi program adaptasi dan mitigasi
perubahan iklim," kata Ketua Working Group on Post 2012 Dewan Nasional
Perubahan Iklim (DNPI) itu. Program CDM (Mekanisme Pembangunan Bersih), katanya, merupakan
implementasi yang sudah berjalan dari usulan pendanaan bagi program mitigasi.
Di Polandia,
ada usulan bahwa negara maju diperbolehkan dalam Kyoto Protokol untuk melakukan
perdagangan karbon di antara mereka sendiri misalnya antara Jerman dan Perancis,"
katanya. Sebesar 2 persen dari nilai transaksi itu, lanjut dia, diusulkan untuk
dimasukkan ke dalam dana adaptasi seperti yang telah disepakati di COP ke-13 di
Bali. Hasil positif lainnya, ujarnya melanjutkan, yakni sudah disusunnya
elemen-elemen teks negosiasi yang akan dibawa ke COP selanjutnya di Kopenhagen,
Denmark, serta program kerja untuk dinegosiasikan pada COP ke-15 tersebut.
"Salah
satu elemen dari Bali Action Plan yaitu Share Vision sudah disusun.
Ini
memuat empat elemen perubahan iklim yakni program :
·
adaptasi,
·
mitigasi,
·
alih teknologi
dan
·
pendanaan," katanya.(Internet). KESRA-- 21 DESEMBER 2008:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
ORANMG PINTAR UNTUK TAMBAH PENGETAHUAN PASTI BACA BLOG 'ROTE PINTAR'. TERNYATA 15 NEGARA ASING JUGA SENANG MEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' TERIMA KASIG KEPADA SEMUA PEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' DIMANA SAJA, KAPAN SAJA DAN OLEG SIAPA SAJA. NAMUN SAYA MOHON MAAF KARENA DALAM BEBERAPA HALAMAN DARI TIAP JUDUL TERDAPAT SAMBUNGAN KATA YANG KURANG SEMPURNA PADA SISI PALING KANAN DARI SETIAP HALAM TIDAK BERSAMBUNG BAIK SUKU KATANYA, OLEH KARENA ADA TERDAPAT EROR DI KOMPUTER SAAT MEMASUKKAN DATANYA KE BLOG SEHINGGA SEDIKIT TERGANGGU, DAN SAYA SENDIRI BELUM BISA MENGATASI EROR TERSEBUT, SEHINGGA PARA PEMBACA HARAP MAKLUM, NAMUN DIHARAPKAN BISA DAPAT MEMAHAMI PENGERTIANNYA SECARA UTUH. SEKALI LAGI MOHON MAAF DAN TERIMA KASIH BUAT SEMUA PEMBACA BLOG ROTE PINTAR, KIRANYA DATA-DATA BARU TERUS MENAMBAH ISI BLOG ROTE PINTAR SELANJUTNYA. DARI SAYA : Drs.Simon Arnold Julian Jacob-- Alamat : Jln.Jambon I/414J- Rt.10 - Rw.03 - KRICAK - JATIMULYO - JOGJAKARTA--INDONESIA-- HP.082135680644 - Email : saj_jacob1940@yahoo.co.id.com BLOG ROTE PINTAR : sajjacob.blogspot.com TERIMA KASIH BUAT SEMUA.