alamat email

YAHOO MAIL : saj_jacob1940@yahoo.co.id GOOGLE MAIL : saj.jacob1940@gmail.com

Senin, 26 Januari 2015

MENGENAL BEBERAPA TYPE HUJAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTANIAN

Mengenal  Beberapa Type Hujan &
Pengaruhnya Terhadap Pertanian
Oleh : Drs.Simon Arnold Julian Jacob

Hujan,

Hujan merupakan salah satu factor alam penentu, yang dapat memakmurkan atau memiskinkan sebuah wilayah atau Negara, khususnya dalam hal pertanian. Berhasil tidaknya pertanian sangat bergantung dari sedikit atau banyaknya curah hujan ke bumi. Untuk kepentingan itu perlu kita memahami karakterteristik  hujan, agar dapat diantisipasi dalam masalah perencanaan usaha pertanian yang lebih hati-hati..Turunnya hujan tidak merata pada berbagai daerah/wilayah; ada yang sedikit dan ada yang banyak, sehingga mendatangkan banjir dan tanah longsor dan merusak lahan pertanian dan tanaman pangan yang belum terpanen, sedang dipihak lain terdapat daerah yang jarang turun hujannya sehingga menyebabkan tanaman mati, kekeringan, sehingga gagal panen.. Karena itu perlu pengetahuan tentang karakter dan tipe  hujan pada berbagai tempat atau wilayah, sehingga dengan demikian, dapat dibuat perencanaan dalam dunia pertanian.

Di Indonesia dikenal dua musim yaitu musim hujan (sekitar awal November – April atau Mei) dan musim kemarau mulai sekitar April hingga Oktober. Di Indonesia Bagian Timur curah hujan rata-rata 3 bulan atau sekitar 100 hari. Keadaan ini pun terkadang tidak menentu, sehingga banyak tanaman pangan kurang berhasil atau gagal panen. Dengan demikian seperti Provinsi Nusa Tenggara Timur selalu kekurangan pangan—kelaparan- kekurangan gizi, dan kemiskinan.  OIeh karena itu perlu kita mengenal karakter iklim yang beredar di bumi yang dapat disebut sebagai “tipe hujan”. Khusus Tahun 2010,  hampir tidak dapat dibedakan musim kemarau dan musim hujan, oleh karena sepanjang tahun,  dari bulan Januari hingga Desember 2010, terdapat hujan terus menenerus, yang banyak menyebabkan bencana banjir  dan tanah longsung, yang membawa korban jiwa dan rusaknya hasil panen pertanian. Hal ini diakibatkan adanya perubahan iklim global yang sangat ekstrim atau adanya pemanasan global, yang menguapkan air  lebih banyak daripada biasanya, dan membentuk awan dimana-mana, yang kemudian turun sebagai hujan yang berlebihan,  jika dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Apakah suanana ini berlanjut, kita tunggu perkembangan iklim  selanjutnya. Bahwa variasi musiman (curah) hujan sebagai penilaian watak (karakter) iklim.

Ada beberapa tipe variasi hujan musiman atau secara sederhana 
disebut”tipe hujan” yang perlu diiketahui sbb :

1.      Tipe Ekuator; Suatu variasi musiman hujan yang ditandai adanya 2 maksimum yang terjadi sesudah ekuinoks (saat matahari berada di atas ekuator). Hujan maksimum lazimnya terjadi pada daerah doldrums atau zone Konvergensi Antar Tropik (Intertropical Convergence Zone—ITCZ). Biasanya terdapat di daerah antara 10 derajat LU dan 10 derajat LS. Makin jauh dari ekuator, kedua musim akan saling mendekati sehingga akhirnya bersatu menjadi satu maksimum.  
2.      Tipe Tropikal: Variasi ini memiliki hanya satu maksimum yang berlangsung pada musim panas atau sesudah matahari melewati zenith. Pada saat itulah, daerah doldrums atau ITCZ memiliki letak terdekat dengan stasiun, sedangkan aktivitas konveksinya paling kuat, yang disebabkan adanya konvergensi.
3.      Tipe Muson : Variasi yang hampir sama dengan tipe tropical, hanya saja garis lintangnya cukup rendah sehingga bila tidak ada efek angin muson, mungkin dapat terjadi 2 maksima. Pada musim panas, angin berhembus dari daratan ke lautan. Dengan demikian maka umumnya, presipitasi (precipitation = curah hujan) kecil, atau tidak ada.  
4.      Tipe Sub-tropik : Variasi kering selama musim panas dan basah selama musim dingin di sepanjang bagian dekat kutub pada pita sub-tropik, baik yang di belahan bumi utara, maupun di belahan bumi selatan. Hal ini disebabkan peta tekanan  tinggi sub-tropik kering, dan zone angin barat dengan hujan yang disebabkan adanya apa yang disebut front. Pada pantai timur suatu benua, karena pengaruh muson, tipe ini tidak ada. Contoh tipe hujan sub-tropik, ialah pantai barat California dan daerah Mediteran.
5.      Tipe Kontinental : Variasi yang terjadi karena di pedalaman suatu benua, bulan-bulan musim panas memiliki hujan lebih banyak daripada bulan-bulan musim dingin. Hujan sedikit di musim dingin disebabkan  suhu rendah yang memperkecil adanya uap air. Juga suhu rendah merupakan penyebab terjadinya anti siklon yang mengurangi terjadinya presipitasi. Dalam musim panas, aktivitas konveksi lebih banyak.
6.      Tipe Maritim : Variasi yang terjadi karena aktivitas siklon di atas lautan lebih intensif dalam musim dingin. Udara maritim lebih panas dan oleh karena itu lebih banyak pengandung uap air dalam musim gugur daripada pertengahan musim dingin. Dengan demikian presepitasi di atas lautan serta pantai yang berdekatan mencapai  ukuran terbesar pada awal musim semi.

·         Perbedaan Tipe Hujan : Perbedaan penting berupa periode kering dalam musim dingin yang tidak begitu nyata pada daerah-daerah benua di garis lintang (latitude) mengarah pada tipe kontinental, tipe tropical, dan tipe muson.

·         Persamaan Tipe Hujan : Persamaan penting berupa maksimum curah hujan dalam musim panas, karena berlangsung aktivitas konveksi lebih banyak pada : tipe continental, tipe tropical, dan tipe muson.
(Sumber : EI)
Penulis : Drs.Simon Arnold Julian Jacob






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ORANMG PINTAR UNTUK TAMBAH PENGETAHUAN PASTI BACA BLOG 'ROTE PINTAR'. TERNYATA 15 NEGARA ASING JUGA SENANG MEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' TERIMA KASIG KEPADA SEMUA PEMBACA BLOG 'ROTE PINTAR' DIMANA SAJA, KAPAN SAJA DAN OLEG SIAPA SAJA. NAMUN SAYA MOHON MAAF KARENA DALAM BEBERAPA HALAMAN DARI TIAP JUDUL TERDAPAT SAMBUNGAN KATA YANG KURANG SEMPURNA PADA SISI PALING KANAN DARI SETIAP HALAM TIDAK BERSAMBUNG BAIK SUKU KATANYA, OLEH KARENA ADA TERDAPAT EROR DI KOMPUTER SAAT MEMASUKKAN DATANYA KE BLOG SEHINGGA SEDIKIT TERGANGGU, DAN SAYA SENDIRI BELUM BISA MENGATASI EROR TERSEBUT, SEHINGGA PARA PEMBACA HARAP MAKLUM, NAMUN DIHARAPKAN BISA DAPAT MEMAHAMI PENGERTIANNYA SECARA UTUH. SEKALI LAGI MOHON MAAF DAN TERIMA KASIH BUAT SEMUA PEMBACA BLOG ROTE PINTAR, KIRANYA DATA-DATA BARU TERUS MENAMBAH ISI BLOG ROTE PINTAR SELANJUTNYA. DARI SAYA : Drs.Simon Arnold Julian Jacob-- Alamat : Jln.Jambon I/414J- Rt.10 - Rw.03 - KRICAK - JATIMULYO - JOGJAKARTA--INDONESIA-- HP.082135680644 - Email : saj_jacob1940@yahoo.co.id.com BLOG ROTE PINTAR : sajjacob.blogspot.com TERIMA KASIH BUAT SEMUA.